Berita

Kepala Desa Berkumpul di Gedung DPRK Agara

Minggu, 9 Oktober 2016

Kepala Desa, toko masyarakat, tokoh Agama, LSM, wartawan, dan ormas, mengikuti konsultasi publik rancangan qanun (Raqan) prioritas 2016 di Gedung DPRK Agara, Sabtu (8/10). SERAMBI /ASNAWI.

KUTACANE - Sebagian besar kepala desa (Kades) bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM, dan ormas berkumpul di gedung DPRK Agara, Kutacane, Sabtu (8/10). Mereka mengikut konsultasi publik rancangan qanun (Raqan) Aceh Tenggara, prioritas 2016, tentang sengketa lahan pertanian dan adat istiadat.

Sebagai pemateri, Martin Desky, Nawawi Mamas dari MAA dan Ramli Desky SP dari Dinas Pertanian. Ketua Badan Legislasi (Banleg), Arnold Napitupulu, dalam sambutannya mengatakan tahapan perencanaan dan pelaksanaan program prioritas 2016 telah dimulai sejak awal April 2016.

Dia menjelaskan pihaknya telah menyaring dan mengakomodir aspirasi publik, menerima usulan-usulan dari eksekutif, mengkaji kondisi faktual daerah dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Menurut dia, kegiatan ini mencakup penyusunan produk hukum daerah, yang diawali dengan penyusunan naskah akademik rancangan qanun yang merupakan aspirasi publik.

Dikatakan, naskah akademik merupakan landasan legal formal yang merinci urgensi, konsepsi, asas hukum, ruang lingkup, materi muatan dan dilengkapi dengan pertimbangan yang akan menjadi tuntutan dalam menyusun rancangan qanun.

Menurut Arnold, kegiatan konsultasi publik ini merupakan salah satu upaya mengakomodir saran dan pendapat yang sejalan dengan tahapan penyusunan rancangan qanun. Dia berharap, pokok-pokok bahasan yang disusun menjadi lebih aspiratif, apalagi seluruh kades, sehingga dapat menyuarakan aspirasi warganya .

Lainnya