Berita Aceh Tenggara

Bupati Aceh Tenggara Panen Raya Jagung Hibrida

Minggu, 18 September 2016

KUTACANE - Bupati Aceh Tenggara (Agara), Ir H Hasanuddin B MM melaksanakan panen raya jagung hibrida di Desa Kuta Lengat Selian, Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara, Sabtu (17/9). Agara yang merupakan sentra produksi jagung Aceh mampu menghasilkan 450 ton per hati selama masa panen dengan nilai sekitar Rp 1,7 miliar per hari.

Bupati Hasanuddin menegaskan wilayah yang dipimpinnya tidak diragukan sebagai sentra produksi jagung Aceh. Dia mengaku telah mempersiapkan visi dan misi bersama Wabup Ali Basrah SPd MM dalam meningkatkan perekonomian rakyat, terutama sektor pertanian, khususnya jagung.

Dia berharap, Menteri Pertanian dapat memboyong investor untuk membangun pabrik pakan ternak dari jagung di Agara, sehingga tidak perlu lagi diboyong ke Medan. Bupati juga berharap, pemerintah pusat membantu alat-alat pertanian dan benih jagung untuk para petani.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Tenggara, Ir Ramli Desky mengatakan petani jagung mampu memproduksi sekitar 540 ton per hari. “Petani jagung telah mampu mensejahterakan dirinya sendiri,” ujar Ramli saat panen jagung hibrida dalam acara gerakan panen jagung Kelompok Tani Usaha Baru Desa Kuta Lengat Selian, kemarin.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Monev Persatuan Gerak PKK-KB Kesehatan Provinsi Jabar Ir. Nuraeni ditemani Kepala Desa Citaman Kecamatan Nagreg Adang Andry Rahayu berharap Pergerakan PKK harus memiliki inovasi dan inisiatif program yang mendukung kegiatan pembangunan khususnya untuk peningkatan kesehatan dan gizi.

Ramli Desky menjelaskan luas potensi tanaman jagung berkisar 35.000 sampai 40.000 hektare. Dikatakan, gerakan menanam jagung dilakukan di lahan sawah pada musim kemarau, lahan tegalan, maupun tanaman sela pada lahan perkebunan atau disebut tumpang sari.

Sedangkan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh, Abu Bakar Karim mengatakan 60 persen jagung dijadikan pakan ternak. Dikatakan, luas lahan jagung di Aceh sekitar 65.000 hektare dan khusus di Agara mampu memproduksi sekitar 540 ton/hari yang seluruhnya dibawa ke Medan dengan 25 truk.

Sementara, staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Lingkungan Hidup, Ir Mukti Sutrisno MSi yang juga hadir pada acara itu mengatakan Agara merupakan sentra jagung dengan luas produksi sekitar 35. 000 hektar. Dikatakan, Menteri Pertanian telah mencanangkan program 3 juta hektare lahan jagung di Indonesia.

Acara itu juga dihadiri Dandim 0108 Agara Letkol Inf Yudiono SAg, Kapolres Agara AKBP Eddi Bastari MSi, Kepala BKPLUH Agara Fakhri SP MSi, Kepala SKPK serta ratusan petani serta tenaga PPL .

Lainnya