Berita Aceh Tenggara

Kakao Aceh Tenggara Berlimpah, Namun Minim Investor

Kamis, 12 November 2016

Aceh Tenggara - Setiap tahun Kabupaten Aceh Tenggara menghasilkan 8.000 ton kakao per tahun, namun produksi yang melimpah itu tidak dikelola dengan baik lantaran terkendala investor. Berdasarkan penelusuran Tempo , mayoritas kebun penduduk di beberapa kecamatan dari 16 kecamatan di kabupaten tersebut ditanami kakao.

Bupati Aceh Tenggara, Hasanuddin, mengatakan agar penyebaran kakao atau cokelat merata di seluruh kecamatan dan desa, tahun ini pemerintah daerah akan menyiapkan 1,2 miliar benih kakao yang akan dibagikan kepada masyarakat. Benih itu untuk ditanami di lahan, baik di kebun maupun di pekarangan rumah masing-masing.

Aceh Tenggara yang berada di kaki Taman Nasional Gunung Leuser, menurut Hasanauddin, merupakan daerah yang sangat cocok untuk tanaman yang satu ini. "Kita akan menjadikan cokelat sebagai ikon Aceh Tenggara. Kami juga akan membangun pabrik pengolah sederhana,” katanya kepada Tempo , Ahad (17/1)

Untuk meningkatkan produksi, pihaknya juga mengupayakan peran aktif petugas lapangan perkebunan untuk terus membina masyarakat, termasuk mencari solusi dari serangan hama, seperti tupai dengan cara-cara sederhana dan ramah lingkungan. Upaya lain, pemerintah juga sedang meningkatkan sosialisasi sistem fermentasi biji cokelat. Selama ini setelah menjemur biji cokelat, masyarakat langsung menjual .

Namun pemerintah mengupayakan agar ke depannya masyarakat dapat menahan dulu dan mengolah dengan sistem fermentasi. Sehingga dapat meningkatkan harga kakao lebih tinggi Rp 3 ribu per kilogram dari harga sekarang sekitar Rp 23-25 ribu per kilogram. ”Bila ini dilakukan, secara keseluruhan dapat menghasilkan tambahan pendapatan sekitar Rp 24 miliar per tahun,” ujar dia.

Hasanuddin juga mengharapkan investor agar mau menanamkan modal di Aceh Tenggara. Kedatangan investor menyebabkan keuntungan yang didapatkan petani berlipat ganda. Pasalnya selama ini petani menjual hasil taninya hingga tujuh mata rantai. "Jika ada yang mau berinvestasi, kita akan berikan izin cepat. Karena ini untuk membantu masyarakat dan daerah.” ucap dia.


Lainnya