Berita Aceh Tenggara

Panwaslih Agara Sebut Ada 885 Surat Suara Yang Kurang Saat Pelipatan

Rabu, 01 Februari 2017

Kutacane (WEB Agara) : Sedikitnya ada sekitar 885 surat suara yang dinyatakan kurang oleh Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Aceh Tenggara, yang akan digelar serentak di 101 daerah seluruh Indonesia pada 15 Februari 2017 mendatang. Diketahuinya kekurangan surat suara ini ketika dilakukan pelipatan oleh pihak Komisi Independent Pemilihan Aceh Tenggara (KIP-Agara) belum lama ini, yang tertuang dalam Berita Acara Penghitungan Surat Suara Yang Sudah Dilipat, dengan No surat : 029/KIP.Kab-001.434470/I/2017, tertanggal 27 Januari 2017 yang lalu. Demikin disampaikan Koordinator Divisi Humas & Sosialisasi Panwaslih Agara, Hidayat, SE, ketika ditemui WEB- Agara, Rabu (1/2), di ruang kerjanya, menurutnya lagi, selain kekurangan ratusan surat suara ini, hasil pelipatan juga menemukan satu surat suara yang rusak akibat sobek.

Praktis, total surat suara yang berhasil dilipat sambung alumnus strata satu fakultas ekonomi oleh pihak KIP-Agara berjumlah 146.901 lembar surat suara, selisih 886 surat suara dari jumlah semestinya, yakni 147.787 lembar. Jumlah semestinya ini diakui Hidayat, didapat dari rumusan Jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) + 2,5 %(jlh DPT), guna memenuhi koata surat suara tersebut, pihak KIP-Agara akan melakukan pencetakan ulang dalam beberapa ke depan. Setelah keluarnya rekomondasi pencetakan ulang dari pihak Panwaslih Agara, yang cq-nya bersama pihak KIP-Agara, melalui siding pleno terbatas yang digelar secara bersamaan oleh kedua belah pihak, yang dipercaya Pemerintah sebagai Badan Penyelenggara dan Badan Pengawasan Pemilihan Umum Kepala Daerah ini.

Di lain sisi kata Hidayat, sejak bergulirnya masa kampanye, yang hingga hari ini memasuki bulan ketiga masa rapat umum terbatas dari masing-masing paslon Bupati dan Wabup Agara, pihak Panwaslih Agara telah menerima 12 laporan pelanggaran kampanye

Uniknya, dari 12 laporan pelanggaran tersebut, didominasi dari pengrusakan APK (Alat Peraga Kampanye) serta pemasangan yang bukan termasuk dari Alat Peraga Kampanye dari masing-masing paslon, yang mantabnya lagi laporan tersebut berasal baik dari kedua kubu paslon, baik dari kubu No urut 1 (Raidin-Bukhari) atau yang dikenal Tim Rabu, maupun dari kubu No urut 2 (Ali-Denny) yang akrab disebut Tim ABDI. Alhamdulillah sejauh ini, laporan-laporan pelanggaran kampanye itu, dari pihak Panwaslih Agara sudah ada yang kita rekomondasikan baik itu ke Gakkumdu (Gerakan Hukum Terpadu) maupun ke pihak KIP-Agara, belum lama ini, dan sebahagian lagi, lapoaran-laporan itu tengah kita proses, pungkas Hidayat.(WA-03) Teks Foto : 1. Foto insert Koordinator Divisi Humas & Sosialisasi Panwaslih Agara, Hidayat, SE, ketika didokumentasikan oleh Riki Hamdani-Website-Aceh Tenggara.






Lainnya