Berita Aceh Tenggara

Jelang Hari Pencoblosan, Pilkada 2017 Agara 885 Menjadi 1082, Tambahan Surat Suara Kurang Dipertany

Senin, 06 Februari 2017

utacane (WEB-Agara : Jelang hari pencoblosan yang hanya tinggal hitungan hari saja, klimaksnya dari perjalanan panjang Pilkada Aceh Tenggara dengan segala proses dan tahapan, hingga masa kampanye yang pada pilkada serentak yang kedua kalinya digelar, relaitf begitu panjang menguras begitu banyak energi para kandidat Gubernur hingga Bupati dan Walikota di 101 daerah seluruh Indonesia. Tak berbeda jauh situasinya, Aceh Tenggara juga termasuk dalam 101 daerah tersebut, uniknya di Aceh Tenggara situasi agak berbeda, jika di daerah lain, warga dohebohkan dengan isu pemilih ganda, dan KTP ganda, di bumi metuah Kutacane mendekati hari “H” pencoblosan warga Kutacane dihebohkan dengan isu bertambahnya ratusan surat suara kurang yang dinyatakan oleh pihak KIP.Dari 885 lembar surat suara yang kurang menjadi 1082 lembar.

Padahal sebelumnya, akibat laporan awal KIP paska pelipatan surat suara Bupati Agara, yang dikuatkan lagi melalui Surat Berita Acara terkait kekurangan surat suara itu, sampai-sampai juga memaksa pihak Panwaslih Agara turun tangan mengeluarkan rekomondasi cetak ulang 885 surat suara yang kurang tersebut. Namun sangat disayangkan, Berita Acara ke-2 terkait tambahan surat suara yang kurang itu, dari 885 menjadi 1082, tanpa koordinasi lanjutan ke pihak Panwaslih Agara, tak ayal banyak warga mempertanyakan perihal ini ke pihak Panwaslih Agara, demikan disampaikan Hidayat. SE, Kordiansi divisi Humas dan Sosialisasi Panwaslih Aceh Tennggara, kepada WEB-Agara, Senin (6/2), melalui seluler genggamnya.

Semestinya sambung Dayat sapaan akrabnya, kehebohan ini tidak perlu terjadi, jika saja pihak KIP Agara sedikit saja transparan, dan cenderung koordinasi lanjutan dengan berbagai pihak umumya di Agara dan secara khsuus dengan pihak Panwaslih Agara, tandas hidayat. Parahnya lagi, mendengar informasi soal adanya ratusan tambahan surat suara pilkda Agara dari 885 menjadi 1082, Ketua Divisi Logistik Surat Suara pilkada Agara yng kurang itu, pihak KIP Agara Sudirman, Spd, sepertinya begitu sepele dan begitu meremhkan peristiwa tersebut.

ronisnya lagi, dari 5 anggota komisioner KIP Agara hanya satu anggota Komisioner KIP Agara yang dapat dihubungi melalui kontak pribadinya, yakni Budiman Pasaribu, i bahkan tingkat konfirmasi via pesan singkat seluler (Short Masseges Service) pun tidak digubris. Hemat saya, kata Sutopo, Warga Badar, Kutacane, salah satu warga yang intens mempertanyakan kejadian ini, ketika ditemui Web-Agara, beberapa waktu lalu, katanya, padahal ulah anggota komisioner KIP ini, terbilang memiiki potensi bahaya yang cukup tinggi, berujung dapat memicu konflik horizontal dan vertical di tengah-tengah masyarakat Agara.

Hingga berita dirilis, empat anggota komisioner KIP Agara, termasuk juga Ketua KIP Agara dan Ketua Divisi Logistik, belum juga memberikan keterangan resmi ke media, terkait bertambahnya ratusan surat suara yang kurang tersebut. Selain Budiman Pasaribu, Sekretaris KIP Agara, Irwandi Ramud, Spdi, yang berhasil dihubungi nomor kontaknya, namun naasnya, ​ bukan domain saya menjelaskan kronologis bertambahnaya surat suara yang kurang itu, coba aja langsung ke Ketua KIP Agara, Dedi Mulyadi, ST atau ke Ketua Divisi Logistik Surat Suara, Sudirman, Spdi.(Wa-03)

Teks Foto : Foto insert Koordinator Divisi Humas dan Sosialisasi Panwaslih Aceh Tenggara (Agara), Hidayat SE, foto dok by Riki Hamdani.


Lainnya